RAA Adiwijaya, Bupati Pertama Garut Yang Berjasa Memindahkan Ibu Kota dari Limbangan

oleh -
Foto: Wikipedia

GARUTMU.COM, Garut — Garut dikenal sebagai kabupaten yang memiliki hamparan alam yang menghijau, kawasan berbukit, dan banyak dikunjungi banyak wisatawan domestik dan luar negeri.

Namun, kenalkan kita dengan bupati pertama Garut? Raden Adipati Aria (RAA) Adiwijaya adalah bupati pertama Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang sebelumnya dikenal sebagai Kabupaten Limbangan.

Pengangkatan RAA Adiwijaya sebagai bupati dilakukan bersamaan dengan pemulihan status Kabupaten Limbangan oleh Thomas Stamford Raffles. Pada tanggal 16 Februari 1813, Raden Adipati Aria Adiwijaya secara resmi dilantik sebagai Bupati.

Masyarakat Garut mengenal RAA Adiwijaya sebagai sosok yang kompeten dan handal. Dari segi keturunan, kemampuan, dan pengalaman, masyarakat menganggap bahwa Aria Adiwijaya sangat layak sebagai seorang pemimpin.

BACA:  Inilah Jejak Singkat Peran Madrasi dalam Perkembangan Muhammadiyah Cabang Garut Tahun 1923 - 1929

Selain memiliki garis keturunan dari Prabu Siliwangi dari Kerajaan Sunda, RAA Adiwijaya juga memiliki hubungan darah dengan Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Banten. Hal ini membuat Aria Adiwijaya memiliki jaringan sosial yang luas dan berpengaruh.

Salah satu jasa besar Raden Adipati Aria Adiwijaya adalah upaya pemindahan Ibukota Garut. Pada tahun 1813, terjadi pemindahan Ibukota yang awalnya terletak di daerah Limbangan menuju daerah Suci.

Namun, banyak pihak yang menganggap bahwa Suci tidak memenuhi persyaratan sebagai Ibukota Kabupaten karena kawasannya yang terlalu sempit. Maka dari itu, RAA Adiwijaya membentuk sebuah tim khusus untuk mencari daerah yang lebih cocok sebagai Ibukota Kabupaten.

Setelah melakukan penelitian dan survei, tim yang dibentuk oleh RAA Adiwijaya akhirnya menemukan lokasi yang dianggap ideal. Tempat yang dipilih adalah daerah yang kini dikenal sebagai Garut. Pemindahan ini tidak hanya memudahkan administrasi pemerintahan, tetapi juga membantu dalam pengembangan infrastruktur dan ekonomi daerah.

BACA:  Sejarah Warisan Leluhur Batik Garutan di Garut

Dengan latar belakang keluarga bangsawan dan jaringan yang luas, RAA Adiwijaya berhasil membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak. Hal ini membantu dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di Kabupaten Garut. Kepemimpinannya yang bijaksana juga membuatnya dihormati oleh masyarakat dan tokoh-tokoh penting pada masa itu.

Warisan Raden Adipati Aria Adiwijaya tidak hanya terletak pada pemindahan Ibukota dan pengembangan wilayah, tetapi juga pada nilai-nilai kepemimpinan yang ditinggalkannya. Integritas, kompetensi, dan kemampuan untuk membangun jaringan yang luas adalah beberapa aspek yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Hingga kini, Raden Adipati Aria Adiwijaya tetap dikenang dan dihormati sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Kabupaten Garut. Kontribusinya dalam membangun dan memajukan daerah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang.

BACA:  Kecapi-Suling, Instrumental Khas Sunda yang Spiritualistis

Dengan demikian, Raden Adipati Aria Adiwijaya tidak hanya dikenal sebagai bupati pertama Kabupaten Garut, tetapi juga sebagai sosok pemimpin yang visioner dan berdedikasi tinggi. Kepemimpinannya telah meletakkan dasar yang kuat bagi perkembangan dan kemajuan Kabupaten Garut hingga saat ini.***

__

Sumber: Wikipedia

Editor: FA

ET