Generasi Muda Indonesia Harus Tingkatkan Kompetensi Untuk Bersaing Secara Global

oleh -

GARUTMU.COM, Bandung — Semangat bela negara generasi muda Indonesia saat ini kian menurun. Oleh karena itu, hal tersebut perlu dikuatkan kembali agar generasi muda Indonesia bisa bersaing dengan negara lain di dunia.

Itulah yang dikatakan oleh Sekretaris Umum Badan Pembina Citra (BPC) Siliwangi Kolonel (Purnawirawan) Djoko Sujono dalam kegiatan kuliah umum prodi PAI UM Bandung yang berlangsung di lantai dua gedung kampus ini pada Selasa (04/06/2024).

Menurut Djoko, bela negara bisa ditanamkan ke dalam jiwa generasi muda melalui muatan rasa semangat. ”Terkait dengan semangat ini dalam sebuah negara merupakan semangat kebangsaan,” ucap Djoko.

Di samping semangat dan bela negara, kata Djoko, generasi muda Indonesia juga saat ini perlu memiliki tekad untuk meraih dan mewujudkan cita-cita NKRI. ”Hal ini perlu kita siapkan untuk bisa mencapai kemakmuran bagi masyarakat di masa yang akan datang khususnya saat Indonesia menginjak 100 tahun kemerdekaan,” tegas Djoko.

BACA:  Esai Bertema Identitas Diri Bawa Mahasiswa UM Bandung Raih Juara Dua di Psychopora UMS 2024

Tidak cukup dengan itu saja, ucap Djoko, rasa semangat generasi muda juga harus disandingkan dengan keinginan yang kuat untuk mencapai suatu prestasi di bidang masing-masing. ”Mulai dari sekarang tanamkan pada diri generasi muda dan mahasiswa setelah lulus menjadi sarjana harus bisa menentukan ke depannya harus apa dan bagaimana,” terang pria lulusan Akabri ini.

Maka dari itu, menurut Djoko, penting bagi para mahasiswa senantiasa menjaga sebaik mungkin berbagai keinginan luhur untuk mereka capai dan realisasikan di masa depan. ”Keinginan para mahasiswa itu harus konsisten dan tetap dijaga agar di kala lulus nanti bisa bersaing dengan negara-negara lain,” imbuh Djoko.

Djoko berharap pada tahun 2045 Indonesia bisa mencapai cita-citanya dalam mewujudkan negara yang adil, makmur, dan sejahtera sehingga bisa sejajar dengan negara di dunia. “Oleh karena itu, saya menitipkan harapan kepada generasi muda di UM Bandung untuk bersama-sama mencapai cita-cita tersebut,” tandas Djoko.

BACA:  Enjang Tedi DPRD Jabar: Anak Korban Penculikan Dapat Layanan Medis Gratis

Sementara itu, Ketua Prodi PAI UM Bandung Iim Ibrohim sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Pasalnya, para mahasiswa PAI banyak mendapatkan informasi, ilmu, motivasi, dan berbagai pengalaman menarik dari narasumber mengenai nasionalisme dan cinta tanah air.

Ia juga bersyukur atas kedatangan dan kesediaan Djoko menjadi dosen tamu ada pada perkuliahan kewarganegaraan prodi PAI ini. ”Teman-teman mahasiswa akan merasakan perbedaan dalam mendapatkan ilmu di mata kuliah kewarganegaraan yang disampaikan oleh dosen dan juga seorang ahli di bidangnya,” ungkap Iim Ibrohim.

Oleh sebab itu, Iim Ibrohim berharap agar para mahasiswa PAI dapat menyerap dan menggali ilmu sedalam-dalamnya dari narasumber yang merupakan purnawirawan TNI ini. ”Walaupun bakal menjadi sarjana pendidikan Islam, tetapi tetap jiwa kewarganegaraan harus dibangun dan melekat pada mahasiswa yang cinta dengan Indonesia,” tandas Iim Ibrohim.***(FK)

ET